Jambi – Provinsi Jambi pada saat ini masuk dalam kategori daerah yang paling dominan di huni oleh para koruptor. Terlihat belum lama ini kasus korupsi berjamaah di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi yang berhasil diungkap Polda Jambi.
Kondisi memperihatinkan ini, membuat tokoh masyarakat dan para pengamat pemerintahan di Jambi angkat bicara. Salah satunya Afrizal, tokoh pemuda Jambi.
Sebagai seorang pemuda, Afrizal sangat miris melihat korporasi di Jambi semakin marak terjadi. Para koruptor elite pemerintahan ini, dinilainya sebagai sampah masyarakat yang wajib dibersihkan.
“Korupsi di Jambi sepertinya sudah merajalela, oknum pejabat berlomba-lomba untuk memperkaya diri sendiri. Contoh korporasi plat merah yang terjadi di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi,” ungkap Afrizal.
Dikatakan Afrizal, korporasi yang terjadi di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tersebut merupakan kejahatan besar yang dilakukan hampir seluruh pejabat dinas.
“Kita lihat korupsi DAK Pendidikan, dari Kadis, Kabid hingga staf biasa secara kompak menggerogoti dana dari pemerintah pusat untuk kemajuan dunia pendidikan di Jambi. Bahkan diduga nama Gubernur Jambi juga ikut menikmati aliran dana haram tersebut,” sebutnya.
Kejadian tersebut, lanjut Afrizal, korupsi dimulai dari jabatan yang paling tinggi bahkan pimpinan wilayah. Melihat ini apakah mampu Provinsi Jambi terbebas dari para koruptor?
“Mampukah Provinsi Jambi bebas korupsi, kalau korporasi plat merah dimulai dari unsur pimpinan. Kami atas nama Pemuda Jambi berharap kepada Aparat Penegak Hukum agar bisa memberantas korupsi dari atas bukan hanya dari bawah saja,” tukasnya.




Tinggalkan Balasan