PEMAYUNG JAMBI — Di tengah pekatnya aroma kongkalikong proyek infrastruktur daerah, laporan kekayaan pejabat publik kerap kali menjadi ruang intip paling jujur. Tak they-say bagi Momon Sukmana Fitra, nakhoda di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi. Sebagai pucuk pimpinan di instansi yang saban tahun memutar miliaran rupiah dana publik, rekam jejak finansial maupun personalnya kini berada di bawah mikroskop publik.
Dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) teranyar yang disetor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi satu hal: kurva kekayaannya bergerak flat dan sangat terukur.

Nol Rupiah Belanja Kemewahan Baru
Berdasarkan audit komparasi dokumen LHKPN periodik 2024 dan periodik 2025 yang telah diverifikasi lengkap oleh KPK, grafik pertumbuhan harta Momon terdeteksi nyaris membeku. Tercatat, total pundi-pundi kekayaannya hanya merangkak naik sebesar Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah). Angka yang sangat minim bagi seorang pejabat eselon dua yang menguasai pos anggaran basah di Kota Jambi.
Pada laporan tahun 2024, total harta Momon berada di angka Rp 1.604.126.469. Setahun berselang pada laporan 2025, angka tersebut hanya bergeser tipis ke nominal Rp 1.609.126.469. Kenaikan tunggal sebesar Rp 5 juta itu pun bukan bersumber dari aksi borong aset baru atau belanja barang mewah, melainkan murni akibat penyesuaian nilai pasar sektoral atas satu-satunya aset Tanah dan Bangunan miliknya di Kota Jambi yang bergerak dari Rp 795 juta ke Rp 800 juta.
Sementara itu, isi garasi sang Kepala Dinas terpantau identik dan tidak berubah. Mobil Toyota Innova Venturer Tahun 2021 senilai Rp 350 juta, minibus Honda, beserta dua sepeda motor bebek hasil keringatnya sendiri masih menjadi barisan armada setianya tanpa ada rombakan. Pos penempatan Kas dan Setara Kas miliknya pun ajek mengendap di angka Rp 125.126.469.
Gaya Hidup Lurus dan Kesalehan Birokrasi
Di kalangan internal pemerintahan dan pengamat birokrasi, kestabilan angka ini dinilai linier dengan reputasi personal Momon yang dikenal sebagai sosok berkarakter lurus. Di luar jam dinas, perilakunya dikenal steril dari sorotan miring yang biasa melekat pada lingkaran pejabat berdompet tebal. Koleganya menyebut Momon tidak pernah menyentuh gemerlap dunia malam, sama sekali tidak memiliki hobi main perempuan, serta dikenal bersih dan menjauhkan diri dari pusaran narkoba. Gaya hidup yang lurus ini dinilai menjadi benteng utama yang mengamankan kondisi finansialnya dari pengeluaran yang tidak akuntabel.
Indikator paling mencolok dari klaim kesederhanaan tersebut tercatat nyata pada kolom liabilitas. Dalam dua tahun berturut-turut, Momon ajek melaporkan angka nol pada kolom utang.
Sikap hidup tanpa beban piutang dan menjauhi foya-foya ini memunculkan secercah optimisme di tengah krisis kepercayaan publik terhadap integritas pejabat daerah. Kendati demikian, publik Jambi tidak boleh sekadar terbuai oleh angka-angka rapi di atas kertas atau citra personal yang bersih. Keterbukaan administratif LHKPN harus tetap diuji lewat konsistensi nyata di lapangan, terutama dalam mengawal setiap jengkal proyek fisik agar terbebas dari intervensi para pemburu rente.

Catatan Redaksi (Undang-Undang Pers):
Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 3, pers nasional mengemban fungsi pemenuhan hak informasi, edukasi, sekaligus pelaksanaan kontrol sosial. Narasi potret kekayaan ini disajikan secara objektif bersandarkan basis data terbuka LHKPN KPK demi mendorong iklim transparansi pemerintahan daerah yang bersih, akuntabel, dan bebas dari nepotisme.